Wednesday, January 6, 2016

Menanam Tabulampot Nangka Mini

 

Pohon nangka biasanya tumbuh besar di kebun atau di halaman rumah yang luas di pedesaan. Jarang ditemukan di lingkungan rumah di perkotaan, kerena umumnya hanya memiliki lahan terbatas, tak mungkin ditanami pohon nangka yang bisa tumbuh sangat besar. Tapi itu jaman dulu, karena sekarang telah ada varietas nangka yang sosoknya tak terlalu besar, namun mampu berbuah lebat. Namanya nangka mini.
Varietas nangka unggulan ini tidak membutuhkan lahan luas sehingga cukup ideal ditanam di areal sempit di perkotaan. Bahkan ditanam di dalam pot sekalipun (sebagai tabulampot) tetap tumbuh subur dan berbuah lebat.
Tabulampot nangka mini
Sesuai dengan namanya, ukuran buah nangka mini memang tidak sebesar nangka lokal pada umumnya. Namun karena dapat berbuah lebat, menjadi menarik dibudidayakan. Selain itu, indah pula sebagai penghias halaman.
Tabulampot nangka miniTanaman ini sesungguhnya dapat tumbuh besar dan tinggi seperti pada umumnya pohon nangka (Artocarpus heterophyllus), ketinggiannya bisa mencapai sekitar 20 meter. Namun karena cepat berbuah (sekitar 2-3 tahun dari biji) maka terkesan sebagai pohon nangka berukuran kecil (mini).

Perawatan Tanaman Nangka Mini

Pohon nangka tak membutuhkan perawatan rumit. Bahkan umumnya di pedesaan hampir tak dilakukan perawatan sama sekali. Hanya sekali-kali dilakukan pemangkasan dahan pohon, itupun tujuannya untuk mengambil daun untuk pakan kambing.
Namun saya tetap menyarankan untuk melakukan pemangkasan secara rutin. Terutama pada dahan pohon yang mengarah ke atas. Ketinggian tajuk teratas sebaiknya di jaga maksimal setinggi 3 meter, agar pohon tak tumbuh terlalu tinggi sehingga menyulitkan melakukan panen buah.
Pemangkasan juga bertujuan untuk menghambat pertumbuhan vegetatif tanaman yang tidak produktif. Sehingga suplai nutrisi akan beralih pada pertumbuhan generatif berujud buah nangka yang menggelantung di batang utama.
Pemupukan cukup dilakukan secara organik dengan menaburkan pupuk kandang di sekitar perakaran pohon.

Tabulampot Nangka Mini

Di halaman depan rumah mangKoko di Semarang terdapat satu batang tabulampot nangka mini. Ditanam sejak sekitar 1,5 tahun lalu. Bibit berasal dari salah satu kios penjual tanaman hias yang banyak terdapat di sepanjang Jl. Arteri Soekarno Hatta Semarang.
Waktu dibeli dulu sudah terlihat ada babal (pentil buah nangka) menggelantung di batang utama. Namun beberapa hari setelah sampai di rumah, babal tersebut rontok.
Beberapa bulan kemudian terlihat bunga-bunga nangka bermunculan kembali. Namun kemudian rontok juga, tak tersisa. Kemungkinan tanaman sedang dalam tahap belajar berbuah.
Pentil buah nangka mini (babal)
Pada pembungaan ke tiga, barulah dapat bertahan membesar hingga berukuran sekitar 25 x 15 cm dan berat mencapai 1,5 Kg. Namun sebagian buah tak bertahan pula hingga matang. Tangkai buah terlihat mengerut dan jatuh sebelum cukup tua. Entah kenapa hal itu terjadi …

 

No comments:

Post a Comment